Kondominium Kuning [selamat tinggal Damansara #1]
July 5, 2009
.
July soon to be August
.

blok E lantai 15
.
Kurang dari tiga bulan saya akan mengucapkan selamat tinggal pada Semenanjung Malaysia ,
pada panasnya Damansara saat malam ,
dan pada bangunan 21 lantai yang di tinggali selama setahun belakangan
Namanya Perdana Condominium , atau sering kali di sebut Tropics Condo
Pintu masuknya dijaga oleh satpam yang lebih sering menjadi menyebalkan dari pada menyenangkan
Kalau malam , ibu - ibu oma oma yang berusia di atas enampuluhan akan duduk di sofa Lobby , membaca koran ,
atau sekedar bertukar gosip dengan bahasa kanton yang tidak saya mengerti
Di lantai paling bawah , ada dobi a.k.a laundry a.k.a tukang cuci, di jaga si mbak yang sudah hampir sepuluh tahun di negeri Jiran dan pulang mungkin setahun sekali
.

Desa Temuan diambil dari tangga darurat
.
Desa Temuan itu tempat tinggal pekerja pekerja yang datang dari luar Malaysia
Biasanya mereka berasal dari Bangladesh [ biasa disebut Bangla ] , Nepal , dan tentu saja Indonesia
Bergerombol , mengenakan seragam merah marun , berkomuniksi dengan bahasa yang jauh dari familiar
Sebagian bekerja di Tesco , IKEA , atau jadi pekerja konstruksi
Yang berambut gondrong dan celana jeans sobek sobek biasanya akan bicara dengan logat yang medok ,
“.. arep muleh ndeso, soale aku wis pirang-pirang tahun mrantau..”