September 24, 2010

.

Saya menitipkan harapan – harapan pada angin,

Lalu bersandar dan berjalan mengatas namakan Tuhan.

Karena Tuhan tidak pernah bohong,

dan karena Tuhan yang menghembuskan empat penjuru mata anginnya.

**

Dan dalam sebuah pertempuran,

separuh jiwa ini terserabut entah kemana

.

.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.