Philo Sophia
May 19, 2010
mungkin hanya Tuhan, telefon selular dan bantal yang mengetahui cerita dan cita – cita kita,
Taman bunga raksasa, kanal – kanal tua juga Hagia Sophia
Menjadi kepala sekolah, membangun desa mandiri kemudian rumah pohon yang berbuah buku bergambar,
Saya diingatkan bahwa betapa manusia sering kali lupa
kemudian menjalani takdirnya, kembali melukis di ruang kosong yang tersedia
Tidak diwariskan khianat di wajahmu yang cantik,
dan tidak ada dosa yang diturunkan Ibu kepada anaknya,
Sayang,
adakah dosa yang lebih besar dari menzolimi diri sendiri?
Sewaktu lahir dunia adalah semesta,
saat kecil dunia begitu besar
dan ketika dewasa,
saya mengamini dunia yang bundar, – berjalanlah dan kamu akan bisa mengukurnya,
Bukankah?
Semuanya tertawa dengan cara yang sama,
menangis dengan air mata yang sama
dan tertidur dengan mata yang terpejam
Saat menua,
rekaman peristiwa yang berputar
akan tersimpan pada layar kehidupan yang berkerut saat tertawa
Sama seperti hari ini,
saat ingin memulai membuat kotak televisi
Dan saat saya lupa,
kamu ada
mengingat : kotak surat
May 15, 2010
menggagas cinta pt.2
November 2, 2009
.
.
“dan di akhir pekan ,
malaikat – malaikat kecil akan belajar terbang”
.
.
welcoming November
.
.
Menyiapkan bekal untuk akhir pekan ,
merah
kuning
dan
biru
.
.
.
.
.
.
.
.
saat akhir pekan ,
Ditemani malaikat malaikat kecil
menyapa gajah yang manis
tapir yang malas
juga
nenek moyang yang luar biasa
.
.
.
.
.
.
.
.

.
.

menanam hati yang besar
.
.
untuk harapan akan masa depan yang lebih baik
untuk temaram lampu kota di utara dan selatan
untuk anak anak yang akan di lahirkan
dan
untuk harapan
.
.
terima kasih
untuk
si pecinta hujan
.
.
“And, in the end, the love you takeIs equal to the love you make.”
McCartney
menggagas cinta
October 27, 2009
.
.
Lalu mereka akan bertanya tentang rencana perjalanan yang panjang ,
Terlalu panjang
Saya bilang
Benarkan sayang ?
.
sayangnya tidak ada yang memiliki Kaca Lopian ,
mungkin kamu punya sebagian
yang di lantunkan saat malam ,
dan dirajut lewat udara
.
mulai berhenti memaki kemarin
menghapus mendung dua belas tahun pertama
untuk langit yang lebih biru
.
dan dalam hitungan jari
tidak perlu lagi mesin waktu
juga baling baling bambu
.
.
Teruntuk Langit Jakarta
Yang merajut kata
Dan di sulam dalam hati ,
Hati yang besar
, yang besar ,
dan semakin besar
.
.
If I ever lose my faith in you
There’d be nothing left for me to do
(sting)
lekas bangun
October 9, 2009

selamat datang di Indonesia
dengan koneksi internet minimum
sedikit banyak polusi
dan, yang pasti, sambungan udara yang lebih murah
juga jarak yang terlampau dekat
Day#2
September 23, 2009
.
Dear Rotterdam,..
.
.
be good Dear
i’m waiting patiently
[and September soon to be October ]
.
.
.
Say nighty-night and kiss me;
Just hold me tight and tell me you’ll miss me.
While I’m alone, blue as can be,
Dream a little dream of me
.
.
hari raya kita
September 22, 2009
.
.
‘apa yang paling kamu inginkan di dunia ini?’
kata mereka
dan anehnya kalimat paling sakti di semesta
terdengar hambar dan mengintimidasi
.
‘lalu Roma ,.. dan menyusuri jalanan di Venezia..”
kata mereka
dan anehnya
semua tidak terdengar luar biasa
.
Dunia dalam matamu
Dan
Mataku
.
Saya,
Masih perempuan yang sama
Seperti saat pertama di lahirkan ,
Saat menginjak sekolah dasar
Dan saat keluar dari Sasana Budaya
.
Lalu,
Senyum yang bermekaran seperti bunga di Keukenhof pada musim semi ,
Ada di dapur ,
Ada di persimpangan ,
Ada di dalam pasar ikan
.
.
akan saya tukarkan Bottega Venetta di atas London Eyes
dengan lima ribu rupiah di tanganmu
.
.
percayalah ,
bukan itu
.
.
mengenang hari raya
dan ayah yang jauh
my better half : ~
September 12, 2009
.
.
.
.

.
.
.
.
heima , ..come home..
my better half : collecting things
September 12, 2009
.
from the air
.

.
and the sound
.
.
to the heart
.

.
.
Everything’s a memory
With strings that tie to you
.
.
september.
September 11, 2009
.
untuk pagi yang berembun
yang bertanya tentang pesta ulang tahun
dan menjanjikan charles de gaulle
.
.
dan di atas bantal kita mulai menyusun peta perjalanan yang panjang
menyusuri padang rumput , hutan tundra dan hujan pasir
untuk memperkaya lensa matamu dan memperbesar ruang hatimu
dari ibu kota pertama , kedua dan ketiga ..
.
.
lalu perjanjian lima benua mu..
.
.
“The world is a book and those who do not travel read only one page.”
St. Augustine
